Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Menu
Artikel Terbaru
Support system

Presentasi Rutin: klik disini
sitekno911   Tutorial
siteknolink    Motivasi
siteknowebmatic Support

Share

Download

Silahkan Download Presentasi & Marketing Plan berikut,
DOWNLOAD

E-Book mengelola Web member sitekno
DOWNLOAD

 

 

 

 

 

 

RSS Feed

Social Engineering Perlu Dikembangkan


Rifa Nadia Nurfuadah - Okezone

Press conference IA ITB. (Foto : Rifa Nadia)

Press conference IA ITB. (Foto : Rifa Nadia)

MEDAN- Selama ini pengembangan teknologi berpusat pada teknologi tepat guna dan yang berkaitan dengan ilmu pasti. Padahal, ranah sosial pun perlu melibatkan teknologi.  
Plt. Gubernur Sumatra Gatot Pujo Nugroho ketika menjamu peserta rapat kerja nasional (Rakernas) Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) di Grand Aston City Hall, Medan, malam ini, menyatakan, social engineering juga perlu dikembangkan.
 
Menurutnya, social engineering atau rekayasa sosial memerlukan usaha yang lebih keras, sebab berkaitan dengan budaya dan etos kerja masyarakat.
 
"Pertemuan dan silaturahim seperti ini juga merupakan salah satu bentuk pengembangan social engineering. Fungsinya tak hanya sebagai ajang untuk saling mengenal antaralumni ITB, tapi juga meningkatkan kerja sama," ujar Gatot, Sabtu (26/3/2011)
 
Gatot berharap, ajang seperti itu dapat menjadi pemicu IA ITB berkontribusi dalam pengembangan wilayah, baik regional maupun nasional.
 
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Teknopreneur IA ITB Amir Sambodo memaparkan, program IA ITB nantinya juga akan melibatkan bidang sosial. "Salah satunya seni rupa," katanya.
 
Amir menambahkan, selain peningkatan sektor teknopreneur, berbagai program IA ITB di antaranya pengadaan air bersih dan pembangunan infrastruktur pedesaan di berbagai daerah Indonesia.
 
Sejalan dengan program pengembangan social engineering, ketika membuka Rakernas IA ITB siang tadi, Ketua Umum IA ITB Hatta Rajasa menyatakan, dalam pemilihan ketua baru November mendatang, IA ITB akan memanfaatkan sistem teknologi informasi (TI).
 
"Kongres itu nantinya harus menjadi ajang penerapan. Kita harus bisa membuktikan pemilu menjadi lebih transparan dan akuntabel dengan memanfaatkan TI," kata Hatta.
 
Pembuktian akuntabilitas dan transparansi itu merupakan bentuk pengembangan social engineering.(tht)

Sun, 27 Mar 2011 @11:46

Copyright © 2017 agus (085226813448) · All Rights Reserved